Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tips

Nasehat Jitu; Cara Tenang Hadapi UAS biar Hasil Puas

Tenanglah, ini bukan soal Take Home yang harus membuat makalah 15 halaman, dengan ukuran kertas A4, font Times New Roman 12, rata kanan-kiri, dan margin 4X4X4X4.

Untuk kali ini saja, aku memintamu untuk mendengarkan nasihatku ini. Selama ini, aku tidak pernah memaksa untuk patuh kepadaku, dan tidak pernah pula memaksa agar kau mengakuiku sebagai seniormu. Tapi adikku, yang manis, yang ganteng, setidaknya aku terbukti lebih dulu mencicipi bangku kuliah, dan drama Ujian Akhir Semester (UAS).

Tenanglah, ini bukan soal Take Home yang harus membuat makalah 15 halaman, dengan ukuran kertas A4, font Times New Roman 12, rata kanan-kiri, dan margin 4X4X4X4. Bukan, bukan itu.

Karena tadi malam, sempat kudengar obrolanmu lewat telepon dengan orang tua. Dan jika benar, ibumu mengatakan begini, “Sinau sing tenanan yo nduk… biar ujiannya lancar, dan nilaine bagus, IP meningkat.”

Iya, kau tersenyum. Artinya, orang tuamu sangat menginginkan agar kau bisa sungguh-sungguh menghadapi UAS kali ini. Karena, modalmu; bayar kuliah, ongkos hunian (kos/kontrakan), uang jajan, uang buku, dan tetek bengek lainnya, mayoritas dari Bantuan Emak dan Bapak. Kau tidak boleh main-main dengan nasibmu di semester ganjil ini.

Tapi, tidak juga harus dihadapi dengan kondisi tegang. Karena menurut hasil penelitian Tim Cabarisme (Akurat dan Hoax), bahwa orang yang sering tegang dapat berdampak terganggunya produksi hormon serotonin dan adrenalin. Akibatnya kau akan mengalami mual. Hal tersebut terjadi karena ketika merasa cemas, usus akan mengirimkan pesan ke otak bahwa harus merasa takut dan menyebabkan mual.

Oh, Jangan. Kau tidak boleh mual saat UAS, itu bahaya. Bayangkan, jika kau perempuan, saat kau berada di kelas, dan kondisi serius, tiba-tiba mual dan muntah, lantas apa yang ada di benak lelaki? “Apa yang kau lakukan selama ini dengan pacarmu?”

Meski aku tahu, mualmu memang murni sakit. Tapi lebih baik, kau jangan mual, karena itu tidak baik. Dan lebih baik kau sehat saja.

Hasil yang kedua, tentang dampak ketegangan/kesemasan adalah; Menjadikan otot-otot di dalam tubuh menegang. Karena, otot merespon stres sebagai suatu ancaman sehingga timbul mekanisme-mekanisme adaptasi otot terhadap stressor yang muncul.

Kau bisa bayangkan lagi, bagaimana kau bisa mengerjakan soal-soal ujian, jika otot-ototmu tegang? Dan tidak bisa menggerakkan tangan? Bahkan kepalamu tidak bisa menoleh untuk bertanya pada teman?

Oh, sekali lagi, jangan tegang. Kau harus tenang dalam UAS kali ini. Maka, sebagai kakak, aku punya tanggung jawab untuk memberimu nasihat, agar tetap tenang dalam menghadapi UAS.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Begini;

Ciptakan Ketenangan dengan Ritual

Jika kau tipikal orang yang taat beragama, maka bisa kau awali dengan mengambil wudhu, kemudian solat dan dzikir secukupnya, jangan berlebihan. Karena, jika berlebihan dalam solat dan dzikir bisa menyebabkan kantuk yang luar biasa. Hal ini sering terbukti di berbagai majelis mahasiswa, karena mayoritas mahasiswa kurang suka solat dan dzikir lama-lama.

Bayangkan, jika ngantuk, maka di malam hari kau tidak bisa belajar karena tertidur. Dan di pagi hari, kau bisa saja telat dan tidak ikut UAS karena kantuk yang berat. Maka dari itu, solat dan dzikir secukupnyalah, tapi diiringi dengan keyakinan penuh kepada Tuhan, bahwa La Yukallifullahu Nafsan Illa Wus’aha. Tuhan saja tidak memberikan beban di luar batas kemampuan hambanya, masak dosen berani memberikan tugas di luar batas mahasiswanya?

Mengulas Hasil Catatan Kuliah dengan Santai tapi Serius

Kemudian, kau bisa membuka catatan hasil kuliahmu selama satu semester, di malam hari sebelum UAS. Karena jika kau membuka catatan di pagi hari saat UAS, itu bahaya jika ujianmu close book.

Kau sudah menemukan catatan? Oke, pertama tentukan kondisi yang paling membuatmu nyaman, bisa sambil ngopi atau mendengarkan musik, seenakmu, asal jangan sambil tiduran atau sambil main game.

Kedua, buka catatanmu, dan baca dengan seksama. Kali ini, kau tidak perlu menghafalkan setiap kalimat yang ada di catatan. Karena hafalan adalah proses belajar yang tidak efektif. Lebih efektif jika kau memahaminya sesuai dengan konteks definisi berdasarkan kalimatmu sendiri. Sama halnya saat kau mendefinisikan hatimu untuk menembak calon pacar.

Karena saat itu, kau mampu memahami hatimu, tanda-tanda perilakunya yang mencuri-curi perhatianmu, dan kau bisa memahami kondisi yang tepat untuk menembaknya.

Karena kau harus membiasakan otak untuk tidak didekte. Otak harus diasah dengan stimulasi permasalahan, sehingga muncul definisi yang original dari pemikiran. Dalam konteks pemahaman catatan, kau bisa mencoba memahaminya dengan studi-studi kasus yang kau buat sendiri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Membuat Catatan Kecil

Bukan, ini tidak untuk mencontek. Catatan kecil itu berisikan inti atau rangkuman materi yang telah kau baca semalam. Dan catatan kecil itu, kau baca di pagi hari sebelum masuk kelas. Agar otak tetap terkondisi pada ingatan-ingatan materi yang telah kau pahami.

Masuk Kelas dengan Otak Plong

Sisakan waktu kurang lebih 10 menit saja, untuk tidak membaca apapun sebelum masuk kelas. Kau bisa mengisi waktu itu dengan bercanda, atau merokok (jika kau suka merokok), atau apapun yang bisa membuatmu tenang. Hal ini bisa membuat tensi pernafasan, darah, dan detak jantung menjadi stabil. Sehingga kau bisa masuk kelas dengan kondisi tenang juga.

Tetap Tenang meski di Luar Dugaan

Kau sudah belajar semalam, membuat catatan kecil, dan membacanya sebelum masuk kelas. Dan kau mulai mengerjakan soal. Kemudian, jika ternyata ada soal yang di luar dugaan (materinya lupa dibaca), kau tetap tenang saja. Definisikan soal itu dengan pengertian-pengertian yang kamu pahami, dan menurutmu paling mendekati. Kau tidak perlu cemas, sampai toleh kanan-kiri untuk minta contekan teman. Percayalah, bahwa originalitas akan membawamu pada hasil yang memuaskan.

Baiklah, ternyata nilaimu bagus. Berapapun angkanya. Karena nilai tidak melulu soal angka. Jika kau melakukannya dengan jujur dan original, maka satu nilai kepuasan moral akan membuatmu lebih bahagia.

Good Luck.

Comments

Kamu juga membaca..

Community

Kuliah itu ada enaknya dan ada ndak enaknya, iya to?

Kritik

“Jangan biarkan damai ini pergi, jangan biarkan semuanya berlalu,” demikian lagu Chrisye mengalun, menemani malamku.  Besoknya, massa Mahasiswa akan berangkat untuk demo terkait RUU...

Kritik Serius

“Sampai kapan kita akan melawan penjajah dengan pertumpahan darah, jika kita tidak segera bergegas untuk melawan di wilayah pengetahuan?”

Kritik

Mahasiswa sekarang tidak lagi turun ke jalan dengan aspirasi yang membara, melainkan ke jalan membawa kardus, berdiri di sudut lampu merah, mendatangi satu demi...

Community

Sudah hampir seminggu ini dan kemungkinan seminggu depan mahasiswa psikologi UTM banyak tugas dan banyak kuliah pengganti untuk mengganti kuliah yang diganti. Karena program...

Labil

Saya tidak bisa menahan keinginan untuk mendatangi Ayu dan kalau bisa meminangnya dalam waktu dekat.

Inspirasi

Tuhan telah meniupkan ruh-ruh perdamaian pada setiap insan yang mengatakan dirinya sebagai manusia NU.

Kritik Santai

Indonesia, bentangan pulau dan samuderamu bagai pelangi yang tak perlu hujan. Dapat dilihat kapanpun selama dunia ini ada. Di setiap penjuru wilayah berdiri gedung-gedung...

Inspirasi

Dan kau, wahai anak bangsa. Bangkitlah dari keterpurukanmu; yang mudah sakit tipes, yang mudah kena debede, padahal makanmu sudah enak-enak.

Inspirasi

... seperti kopi dengan hitam dan pahitnya.

Advertisement