Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kritik

Nissa dan Sabyannya

yang berhijab kepalanya, belum tentu hatinya. Yang religi lagunya, belum tentu akhlaknya.

Ada apa dengan Sabyan, terus terang saya yang tidak begitu suka mengikuti isu selebriti pun ikut terpancing penasaran. Dulu, saya termasuk penikmat lagu lagu Sabyan, terutama lirik hmm… nah di bagian itu saya mulai jatuh cinta pada syaratnya bahkan parasnya yang super gemesin.

Mendengarkan lantunan ‘shalawat’, dari bibir imutnya mengundang naluri islami kelelakianku berontak. Ada perasaan ingin hijrah.. hijrah ke pelukannya. Meninggalkan masa lalu (mantan, red) dan memulai kehidupan yang benar-benar syahdu dalam resonansi nada yang mendayu-dayu.

Aku sih, nggak peduli tentang makna lirik lagu yang dia nyanyikan, mungkin kamu juga demikian, bukan?, yang penting Nissa nyanyi aja udah cukup. Itu mungkin lebih syahdu daripada bunyi apapun.

Entah, apakah aku yang yang semakin ambyar, atau Nissa yang semakin manis. Orang yang awalnya nggak suka bahasa arab, tiba-tiba jadi suka, orang yang nggak ngerti pun seperti saya malah makin suka. Gara-gara Nissa Sabyan. Dia sudah menjadi pengingat untuk kita semua. Bahwa semua yang berbau Arab adalah untaian doa yang mujarab.

Yah, mau bagaimana lagi, fenomena selebritas yang berbondong-bondong “hijrah” dan “menyulap diri” menjadi ustaz. Sebagian dari mereka juga membangun brand bisnis, seperti hijab, pakaian dan makanan yang semuanya ada label halal, yang masyaallah, qadarullah, tabarokallah deh.

Bahasa arab, selain bahasa agama Islam, bahasa arab juga bahasa lagu Nissa Sabyan. Coba pikir, jika bahasa lagu Nissa Sabyan adalah bahasa arab dan bahasa arab adalah bahasa agama Islam, maka bahasa lagu Nissa Sabyan adalah bahasa agama Islam. Kacau gak tuh? tapi demikianlah yang terjadi.

Lagu Sabyan dinilai menjadi penting karena ia merepresentasikan nilai-nilai Keislaman dan mengandung ajakan (da’wah) kepada kaum muda untuk mengingat Allah dan rasul-Nya. Saya juga merasa demikian, biasanya saya putar lagu Sabyan menjelang Adzan Maghrib atau pagi hari, untuk membantu mengingat Allah, cielah. Alhasil, lagu Sabyan memainkan peran penting dalam proses dakwah.

Sayang, yang berhijab kepalanya, belum tentu hatinya. Yang religi lagunya, belum tentu akhlaknya. Begitu, kata bang Haji di salah satu film SCTV. Apakah tulisan ini menandakan bahwa saya kecewa? tentu Istri Ayus lebih kecewa. Dan saya tetap menyukai lagi arab, religi atau tidak, syaratnya penyanyinya cantik dan merdu.

Saya tidak ingin menyerang pribadi Nissa yang kabarnya dikatakan pelakor oleh netizen. Benar atau tidak, itu tetaplah hiburan yang menyenangkan bagi netizen. Netizen harus dibegitukan. Dihibur dengan kekecewaan. Nissa berhasil mempecundangi publik, dan Ayus, anggota grup Sabyan tergoda oleh gelayut manja gadis kecil itu. Gelay, gak tuh?

Terimakasih kepada Grup Sabyan Gambus, karena telah menghibur kami dari kejenuhan berita korupsi, radikalisme, dan politik. Baik melalui lagunya, maupun drama percintaannya. Tetaplah menjadi pemirsa karya Sabyan Gambus yang setia. Karena tetap halal untuk di didengarkan.

Advertisement. Scroll to continue reading.
Comments

Kamu juga membaca..

Labil

Hmm.. dasar, salafi ngacengan! Nikahilah dua, tiga atau empat janda tua miskin, agar seimbang antar zikir dan zakar.

Labil

Pastinya cowok agamis berevolusi menjadi buaya religius untuk mendekati wanita.

Inspirasi

Kamu harus punya musuh. Benar! kata pepatah; lebih baik punya 1000 teman daripada 1 musuh. Pepatah itu memiliki arti sebaiknya anda tidak punya musuh....

Inspirasi

"Sedangkan di tangannya sendiri hanya tergenggam kehampaan sebagai anak yatim yang tidak dinafkahi oleh bapaknya."

Kritik Serius

Sebagai Muslim yang baik, tentulah tidak rela membiarkan simbol-simbol agama dijadikan tempat untuk menebar kebencian hanya karena dangkalnya ilmu pengetahuan.

Anekdot

Hijrah jangan jauh-jauh, entar tersesat!

Kritik

Seorang Gus yang sedang populer di jagad Youtube rupannya sedang dikecam banyak pihak. Pihaknya dilaporkan ke Bareskrim soal isi ceramahnya oleh Amir Hasanudin dari...

Inspirasi

Terlepas dari segala ke-awam-anku tentang hadits dan sumber-sumber kitab, aku tetap ingin mengetahuimu, Rasul, hingga mendalam. Aku sudah mencicipi bangku pesantren, beberapa tahun berjalan,...

Community

"Baru saja pergi dari rumah Senin kemarin, Jumat sudah rindu! Masak gak bisa nahan barang seminggu atau dua minggu, biar hasil kerjanya lebih banyak?”

Inspirasi

Tunggu saja waktunya, dimana UAS akan mendeklarasikan diri sebagai "penantang khilafah" dan menyatakan bahwa NKRI sudah final.

Advertisement