Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tips

Ternyata, Passion Seseorang Bisa Dilihat dari Capres Pilihannya

tuhan telah memberikan satu nilai kemanfaatan atas keberadaan capres di negeri ini.

Oh, kebisingan pilpres makin hari makin menjadi. Dan aku tak mampu menolak barang satu mulut pun. Ingin kusumbat mulut para tim kampanye yang semakin ngawur ngomongnya itu, tapi ternyata aku bingung; mau disumbat pakai apa?

“Sumbat pakai uang aja, Pak Jo.. nanti aku pindah ke petahana..”

Assudahlah, kau hanya perlu tutup telinga, pada persoalan yang tidak penting untuk dipikir. Karena tidak ada sesuatu yang baik, jika diobralkan dengan cara yang tidak baik. Dan kau, sebenarnya sudah semakin cerdas untuk menentukan kapan berbicara dan kapan untuk diam.

Baiklah, sekarang aku hanya memintamu untuk diam sejenak, dan membaca tulisan ini. Aku menulis ini dengan sangat serius, tapi kumohon kau membacanya dengan santai, dan menyimpulkannya dengan serius. Oke?

Pertama, marilah senantiasa kita bersyukur kepada Tuhan YME. Agar kau tetap terdaftar sebagai hamba-hambanya yang tidak kufur nikmat.

Seterusnya, jika selama ini, dalam kontestasi politik menuju Pilpres, kau selalu membaca tulisan, melihat dan mendengar tontonan provokatif yang saling menjatuhkan antar pendukung capres. Maka, sudah saatnya, aku hadir untuk mendamaikan mereka semua, termasuk kau dengan uraian ini.

Oke, aku hanya ingin menyampaikan dari hasil survey yang telah dilakukan tim Cabarisme (Akurat dan Hoax), bahwa kepribadian masing-masing capres ternyata bisa menjadi parameter atau ukuran untuk menentukan passion para pemilihnya.

Itu artinya, tuhan telah memberikan satu nilai kemanfaatan atas keberadaan capres di negeri ini. Dan kau tahu, bahwa capres tidak hanya bisa digunakan untuk bahan perdebatan, cacian dan perdagangan, tapi bisa menjadi referensi para pemilihnya dalam rangka menentukan passion dalam hidup.

Kumulai dari capres nomor satu dulu, Jokowi. Bahwa berdasarkan teori Big Five Personality, kepribadian Jokowi dapat diketahui dalam beberapa tipe kepribadian. Tipe-tipe kepribadian menurut Big Five yakni Neuroticism (N), Extraversion (E), Openness to New Experience (O), Agreeableness (A), Conscientiousness (C).

Analisa ini dilakukan dengan metode content analysis dimana hasil diperoleh dari informasi aktual secara terperinci yang melukiskan gejala yang ada, kemudian mengidentifikasi masalah atau memeriksa kondisi, dan membuat perbandingan atau evaluasi. Serta data yang digunakan dalam analisa; adalah berita-beita kunjungan Presiden Jokowi ke Bursa Efek Indonesia yang dimuat pada tanggal 4 Juli 2017 (Finance.detik, Ekonomy.okezone, Market.bisnis dalam kompasiana.com).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dan ternyata, Jokowi memiliki sifat Extraversion yang sangat dominan. Keseluruhan sifat extraversion yang ia miliki bernilai tinggi. Itu artinya, Jokowi lebih menekankan hubungan interpersonal dan komunikasi dalam dirinya. Dan kau bisa melihat selama ini dia suka melakukan diskusi terbuka, bahkan dialog dengan anak SD.

Selanjutnya, ada juga sifat Opennes (keterbukaan), atau memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Itu terbukti dari kebiasaannya yang terkenal selama ini, Blusukan. Kemudian, Jokowi juga memiliki sifat Agreeableness yang dibuktikan dengan inisiasi yang solutif pada permasalahan di lapangan. Kau pun masih ingat dengan pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan pada masa baktinya.

Terakhir, dia memiliki sifat Conscientiousness. Artinya, optimisme yang tinggi dan keyakninan untuk mencapai prestasi ada pada dirinya. Kau tidak boleh lupa dengan jargonnya selama ini; “Kerja” yang saking otimisnya, kata itu harus diulang tiga kali.

Nah, dilihat dari aspek Extraversion, Opennes, Agreeableness, dan Conscientiousness, para pemilih Jokowi kemungkinan mempunyai passion di berbagai bidang yang erat karakter dengan sifat-sifat di atas. Antara lain;

a. Pedagang
Kau harus percaya, karena pedagang butuh skil komunikasi yang luwes, renyah dan interaktif. Hal ini afirmatif dengan sifat Extraversion. Berarti, banyak pedagang di pasar pilih Jokowi dong? Yaa.. bisa jadi. Karena, nyatanya Sandi pernah heboh dan banyak serangan, ketika bilang tempe setipis ATM, dan 100 ribu dapet apa? Heu heu.. aku hanya bercanda San.

b. Peneliti
Kemungkinan ini bisa terjadi. Karena Openness (keterbukaan) menunjukkan suatu sifat keingintahuan yang mendalam. Dan siapa bilang, Blusukan hanya milik Jokowi? Karena para peneliti justru lebih mblusuk lagi. Dan passion semacam ini memang membutuhkan tingkat fokus yang tinggi.

c. Event Organizer (EO)
Kenapa EO bisa? Karena isinya orang-orang lapangan. Dan kau tahu, Agreeableness menandakan suatu karakter inovatif, banyak solusi ketika terjun di lapangan. Nah, kalau tidak punya kreatifitas, jadi EO sulit kan?

d. Atlet
Aku cantumkan passion ini, bukan karena atlet di jamannya Jokowi banyak yang mujur loh ya.. tapi memang dari hasil analisa. Conscientiousness, kau tahu bahwa sifat itu menggambarkan seseorang yang optimis terhadap pekerjaan yang dilakukan. Nah, konsistensi untuk tetap optimis, sangat banyak dimiliki para atlet mblo..

Dan, kau bisa menganalisa lebih luas tentang passion-passion yang cocok untuk para pemilih capres nomor satu itu dengan menggunakan teori Big Five Personality.

Baiklah, karena masih ada baris yang bisa di isi, dan kulihat matamu belum lelah membaca, kuberikan hasil analisa tim Cabarisme (Akurat dan Hoax) mengenai gambaran passion para pemilih capres nomor dua, Prabowo.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Analisa ini dikuatkan dari hasil Laboratorium Psikologi Politik Fakultas Psikologi Universitas Indonesia yang bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran Bandung, Ikatan Psikologi Klinis Indonesia, dan Ikatan Psikologi Sosial Indonesia pada tahun 2014 lalu. (Beritasatu.com)

Berdasarkan analisis psikobiografi, wawancara di media, dan pidato, dapat dilihat beberapa hal dari seorang Prabowo. Antara lain keinginannya untuk berprestasi yang tinggi, sehingga dia gigih memperjuangkan cita-citanya. Meski hal itu menyebabkan Prabowo menjadi orang yang terlihat ambisius. Dan aku tak perlu mengatakan, bahwa Prabowo satu-satunya orang Indonesia yang berani maju presiden berkali-kali, meski sering kalah.

Prabowo akan mencoba berbagai macam cara untuk dapat mencapai apa yang menjadi keinginannya tersebut. Ciri-ciri lain yang menonjol dari Prabowo adalah mengandalkan kerja fisik, disiplin ketat, tegas, berkemauan keras, serta berkeinginan untuk mengembalikan kejayaan masa lalu.

Untuk aspek yang sama dengan Jokowi, tentang relasi dengan orang lain, Prabowo sebenarnya sosok yang mampu membangun relasi dengan banyak orang, namun kurang menunjukkan hubungan yang hangat dan kurang menunjukkan kerendahan hati. Karena dia memiliki sifat cenderung tidak mudah percaya terhadap orang lain, kecuali orang-orang dekatnya.

Nah, kemungkinan, para pemilih Prabowo punya passion yang seperti ini:

a. Tentara atau Keprajuritan
Hal ini bisa dilihat dari sejarah Prabowo sendiri, yang dibesarkan di lingkungan disiplin ketat. Dan orang-orang yang suka dengannya, kemungkinan adalah orang-orang yang serupa.

b. Pekerja atau Buruh
Kau bisa melihatnya dari aspek yang menggambarkan bahwa capres ini adalah sosok yang mengandalkan kerja fisik. Dan para pekerja atau buruh merupakan salah satu profesi yang menggunakan kekuatan fisik dalam bekerja.

c. Motivator
Kenapa harus motivator? Karena dia salah satu passion yang lengkap dengan atribut kepercayaan diri tinggi. Serta punya hasrat untuk mengagitasi orang lain dengan anggapan dirinya sendiri. Memang, hampir-hampir memiliki sifat otoritarian dalam menjalankan kerjanya.

Apalagi ya? Jika kau pembaca yang tanggap dan berwawasan luas, pasti kau bisa mengembangkan analisa ini dengan kriteria passion yang lebih banyak lagi. Karena tulisan ini sudah semakin banyak, dan aku tidak mungkin menambahkan kalimat lagi.

Dan, bagaimana dengan passion yang belum tercantum, jangan kau tanyakan. Karena Jokowi maupun Prabowo bukan manusia sempurna yang punya talenta lengkap. Jika tidak cocok, jangan dipaksakan. Sehingga, para calon pemilih yang belum menentukan pilihannya, mungkin akan tetap memilih dengan sedikit paksaan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sudahlah, tulisan ini jangan kau anggap serius. Karena hidup dengan santai, nyatanya lebih nikmat. Iya kan mbloo?

Comments

Kamu juga membaca..

Kritik Santai

Bolehkah kita menjadi manusia merdeka tanpa intervensi, kecuali Tuhan itu sendiri?

Community

Saat itulah aku sendiri dan bahkan penonton merasakan puncak kebosanannya karena dimoderatori oleh orang yang tidak tepat

Anekdot

Harta terpendam itu tersimpan dan menjadi misteri. Akan porak-poranda dimakan dari dalam.

Inspirasi

Prabowo tahu, kalau Pilpres 2019 nanti itu bukan perang melawan musuh dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) bukan sebuah pasukan perang. Jika cara pikir itu...

Kritik

Aku menjawab dengan pertanyaan, apakah jika tuhan mendukung Jokowi akan kau cebongkan atau apakah jika tuhan mendukung Prabowo akan kau kampretkan?

Labil

Karena perdamaian, adalah tugas seluruh warga negara. Apabila kontestasi Pemilu hanya bisa menimbulkan iklim hina dan menghinakan, maka sistem Pemilu sudah pantas untuk diragukan...

Kritik

Udah barangnya cina, belinya di toko orang cina pulak, assyuuh

Inspirasi

Mencoba untuk melihat Prabowo Subianto dari sudut pandang yang berbeda, dan ternyata betul, sejatinya ia seorang pendekar yang baik. Oleh karena kelembutan hatinya, Prabowo...

Anekdot

Jika tidak, dan justru sebaliknya. Maka terjadilah lakon wayang Rahwana bagi nasib bangsa ini. Jika Jokowi didasari atas niat keserakahan, maka Abah Mamin digandeng...

Community

Tahanlah diri anda layaknya berpuasa. Orang berpuasa tidak perlu menunjukan dirinya berpuasa agar dianggap puasa - Pilpres 2019

Advertisement